Situs seputar berita, foto, video budaya dan wisata di Sulawesi Barat

Muara Sungai Majene, Pintu Yang Harus Terbuka

Muara sungai Majene yang jadi penting perannya beberapa tahun terakhir. Mengapa? Karena bagian dalam kota Majene sudah mulai rawan 5 tahun terakhir ini, banjir sudah mulai dengan mudah menggenangi bagian dalam kota, dari pasar Majene, lingkungan Saleppa dan sekitarnya sudah sering terdengar kebanjiran. Terbaru banjir pernah menghantam daerah Pasar sentral Majene yang menggenangi seluruh area pasar Majene dan sekitarnya. Masa itu hampir semua pedagang di area Pasar Sentral Majene merugi, ada banyak barang dagangan yang tiba- tiba terendam air. 

Muara sungai majene
Jembatan di atas muara Sungai Majene yang menjadi lokasi pasar pagi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene, ( Foto : www.tommuanemandar.com)

Jika muara sungai ini, atau sepanjang sungai ini penuh dengan sampah, maka bersiap saja banjir akan kembali menggenangi daerah sepanjang sungai. Tidak ada jalan lain selain dengan terus menjaga kebersihan sungai, dan muara nya. 

Pasca kejadian banjir yang mendera Pasar Sentral Majene, kebersihan sungai memang terasa meningkat, aliran dari pasar Majene - depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Majene, sepanjang lingkungan Saleppa nyaris selalu bersih, tampaknya ada peran otoritas kelurahan untuk menjaga kebersihannya, bukan tanpa alasan, orang-orang yang tinggal di sepanjang sungai ini di lingkungan Saleppa, Pakkola, dan Lipu adalah ring pertama yang akan terdampak banjir. 

Sungai majene
Sungai Majene yang melintasi banyak daerah dalam kota kabupaten Majene, luapan sungai seketika dapat menggenangi banyak lingkungan dalam area kota.  ( Foto : www.tommuanemandar.com)

Aliran sungai yang bermuara ke titik ini tidak lain adalah sungai kecil yang melalui area Pasar Majene, berasal dari daerah Copala. Jika debit air sudah meninggi maka dapat dipastikan sungai ini akan meluap, dan pintu air di muara sungai menjadi sangat penting sebagai aliran akhir air menuju ke laut. 

Saat ini, pintu muara sungai Majene dari kajian sekilas menjadi rawan, ini karena jembatan yang menjadi lokasi pasar pagi di TPI Majene "menghalangi". Dahulu air sungai bebas bertemu air laut di lokasi ini, namun pemerintah membangun jembatan diatasnya. Sebelumnya telah terbangun 1 jembatan kecil yang menjadi penghubung. 

Jembatan muara sungai Majene
Jembatan kecil penghubung Lingkungan Battayang dan Lingkungan Binanga yang sebelumnya jadi fasilitas yang juga turut "menghalangi" aliran air di muara sungai Majene. (Foto : www.tommuaneamandar.com)


0 Komentar untuk "Muara Sungai Majene, Pintu Yang Harus Terbuka "

Selamat datang di website Tommuane Mandar.Com silahkan tambahkan komentar Anda

Back To Top